Try AOL FREE!  500 Hours
Gajahsora.Net

 

 

 

Try AOL FREE!  500 Hours  

 

 

 

 

 

Kumpulan ARTIKEL
Dikumpulkan dari korespondensi dengan teman-teman

This Site is an Official LACROSSE.COMmando!


    HOT DEALS
    .

     
    More Great Deals
    Enter title here.
    .
     

TINGGAL GLANGGANG COLONG PLAYU

Istilah  ini  diucapkan oleh MHS ketika massa berupa mahasiswa, orsospol mulai mendesaknya untuk mundur dari tahta kepresidenan. Seperti kita ketahui semua, itulah akhir dari kata-kata (bekas) orang nomor satu di Indonesia.

Tapi,  sebetulnya  kata-kata  tersebut sering diucapkannya kepada para mentri-mentrinya.

Masih  ingat peristiwa nahas di terowongan Mina yang menewaskan banyak jamaah Indonesia akibat berdesakan sehingga terinjak maupun kekurangan oksigen.  Saat  itu  mentri  agama  kita menjadi "Amirul Haj" pemimpin haji. Mentri yang fasih berbahasa arab, tetapi sehari-hari menggunakan bahasa  Inggris  terhadap  anak-anaknya  ini  cukup  direpotkan dengan
jumlah korban yang simpang siur. Fax di jalan Cendana konon jadi sibuk.

Akhirnya,  sang MenAg terbang dari Jeddah pulang  ke  Indonesia.  Maksud hati melaporkan langsung jumlah  korban,  tetapi  apa  lacur?  MHS menyemprotnya dengan ucapan, "pemimpin  jangan,  tinggal  glanggang,  colong playu."

Terpaksa, sang mentri  kita  balik  ke Arab Saudi. Mendekati akhir kekuasaannya, kata
sekti ini diucapkannya kumbali. Cuma kali ini situasi sudah berubah.

MUDAH-MUDAHAN BELUM BOSAN MEMBACA CERITA SAYA. TAPI BUKAN UNTUK NAKUT-NAKUTI, CUMA BIAR WASPADA.


Selasa 7 Maret 2000 , ada masyaalah di rumah saya , tapi seperti kata Bawang Putih, "nggak ada masyaalah." Rupa-rupanya saya seperti disitir teman: "you  are  happy  when  you are not". Kalau nggak begini, mana ada ide bikin cerita muncul.

Disuatu  hari,  dimusim  yang  lalu, ketika hujan rintik, seorang anak muda, rambut disemir merah, mengetuk pintu pagar, tek, tek, tek. Entah mengapa  dipersilahkan  masuk ke rumah saya oleh PRT. Rupa-rupanya dia mengaku  temannya  anak  saya.  dan  jebret ... dia masuk kedalam rumah, dan matanya celingukan kesana-kesini.

Pandangannya  tertuju  ke meja komputer saya. Mulailah pancalongok ini memegang  kamera  Minolta  dan  sebuah  Portable CD-Rom. Lagunya masih klise,  sok  akrab, disuruh Oom memperbaiki alat-alat tersebut diatas. Para  PRT  masih  percaya  dengan  omong  manis mereka sekalipun OMDO. Karena mengucapkan kata-kata  Oom, maka dugaan para PRT,  pasti orang dekat.

Indoktrinasi saya, mengatakan  jangan  lekas  percaya  kepada  siapapun.  hari  itu pupus
diingatan  mereka.  Barang  mulai  diwadahi  untuk "diperbaiki." Masih tanya,  notebooknya  sekalian. Notebook Toshiba Pentium 133/32MB masih ada di kantor.

Jebret....

Bertepatan dengan kejadian sang Bungsu datang, 13 th, dari sekolah. Yunior curiga ketika tamu
yang  jauh  lebih  dewasa  darinya kok tamunya mulutnya ndremimil tapi nggak  nyambung,  ah  pasti cuma orang cari story - pikirnya. Dia coba mengkonfirmasi  kedatangan  tamu  dari  "SYDNEY" ini kepada saya. Yang jauhnya  cuma  60  menit, 10 lampu merah, 10 kali bocah kicrik, 3 kali pak  ogah.  Semeru,  Makaliwe,  Kiyai  Tapa,  S. Parman, Gatotsubroto,
Warung Buncit, TB Simatupang.

Ketika  mencoba memutar nomor HP saya, ternyata wireless di kamar tamu sudah  dilumpuhkan. Caranya, adaptor dicabut, baterey didalam wireless juga  dicabut.  Cuma  yunior  saya tidak kehilangan akal, dia masuk ke kamar  tidur  saya,  dan langsung menghubungi saya. 0811806549, kring, pap ada orang bla...bla...bla.

Mister  Pancalongok  memang  hebat.  Dia ambil tilpun dari tangan anak saya  dan  mulai  tanya  e-mail saya, e-mail anak saya. Akrab dan PeDe aja.  Katanya  dia  mau  menitipkan  VCD untuk anak saya di Singapore. Padahal saya banyak kirim IndoMie yang makannya pakai Indonesia tanah
air beta......

(Padahal  kepada  yunior  di  rumah  dia  bilang  mau  bawa Kamera dan CD-Drive  ke  Singapore).  Tapi  ketika pertanyaan perimilan diperinci lagi,  dia bilang e-mailnya kena virus. Dia memberi e-mail kepada saya sbb:

                            NET.COM.IDU.@
                           
Jreeengggg....  Saya  mencium  sesuatu  tidak beres. dari email aborsi begini kita tahu orang ini berniat tidak baik. Rasa-rasanya Bill Gates maupun  Linux  belum  pernah  membuat domain seperti yang ia tuliskan. Lantaran  di  interogasi  terus oleh Yunior, maka dia jengah. Kamu ada
"les" nanti ya, katanya.

Nggak saya nggak les, saya dirumah nunggu papa saya, kata Yunior.

Tamu  dari  SYDNEY  pamitan tanpa berhasil membawa barang apapun. Para PRT, menurut Yunior saya malah gojeg didepan. Rupa-rupanya latihan dan peringatan saya sudah bablass di otak mereka. No talk to stranger !

Anak  saya  di  Singapore,  saya hubungi, negative, tidak kenal dengan nama seperti yang disebutkan.

Thats close....!
 


Next   Kolom Yusuf Iskandar
     
 Home